19 RENUNGAN Sederhana Menuju PERUBAHAN !!!

Tinggalkan komentar

19 Renungan Sederhana Menuju PERUBAHAN!!! adalah kumpulan tulisan yang merupakan hasil perenungan penulis terhadap keadaan bangsa Indonesia tercinta di era pemerintahan Pak SBY, dengan segala keterbatasan yang ada penulis mencoba menghadirkan nuansa kedamaian dan hikmah yang terpendam dari tiap tulisannya, dan jika harapan penulis ini tidak didapati oleh pembaca maka penulis mohon maaf yang sebesar-besarnya.

Pemberian judul tersebut mungkin bernuansa politik, namun sesungguhnya dalam tulisan ringan dalam e-book ini penulis menjauhkan dirinya dari segala kepentingan politik, apalagi politik praktis yang tidak disukai oleh penulis.

Jika pembaca bertanya tentang orientasi politik penulis, maka jawabannya adalah bahwa orientasi politik penulis adalah politik hati, politik cinta, politik masa depan, politik yang selalu ingat akan mati. Penulis berpihak kepada pihak yang mengedepankan kepentingan orang banyak, dan tidak berorientasi pada kepentingan sesaat.

Jangan harap pembaca menemukan bahasan politik dalam e-book ini, bahasan hati nuansa damailah yang disajikan oleh penulis dalam e-book ini.

Dalam buku ini sangat dimungkinkan adanya perbedaan pandangan maupun pendapat antara penulis dan pembaca, namun demikian penulis yakin bahwa perbedaan tersebut akan membawa kita pada perenungan yang menghantarkan kita semua pada tingkat kebijaksanaan yang lebih tinggi, kebijaksanaan individual dan kolektif yang dapat menghantarkan Indonesia pada keadaan yang lebih baik dan barokah.

Untuk itu penulis membuka pintu selebar-lebarnya bagi pembaca yang ingin berbagi cerita dan komentar, pembaca dapat menulisnya di https://beranibaca.wordpress.com

Demikian, terima kasih dan selamat membaca

BBTC 2.0 Personal Version. Capture 1.

2 Komentar

BBTC 2.0 Personal Version
Be Brave To Changed 2.0 Personal Version. Capture 1

Prolog
Perubahan diri menjadi pribadi yang lebih baik (sesuai dengan standard kebenaran) memerlukan proses, cepat atau lambat bergantung pada kuatnya niat, lurusnya niat (mencari ridho Sang Khalik) dan intensitas ibadah seseorang, selain itu keberanian diri untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik sangat diperlukan, bahkan keberanian diri untuk berubah merupakan faktor penting dalam meniti perubahan.
Mengapa keberanian diperlukan dalam proses perubahan? Karena tiap perubahan senantiasa akan menghadapi cobaan dalam perjalanannya, cobaan tersebut bisa kecil bisa juga besar, cobaan bisa datang dari diri sendiri (internal) maupun dari luar diri (eksternal : orang lain dan lingkungan).

Capture 1. Berani mengakui kesalahan

Berani mengakui kesalahan adalah salah satu langkah awal menuju perubahan.
Mengakui kesalahan kita kepada Sang Khalik, Alloh Subhana Wa Ta’ala. (bertaubat)
Mengakui kesalahan kita kepada mahluk-mahluk Alloh. (Minta maaf)
Dengan keberanian mengakui kesalahan maka paradigma kita yang salah akan terkoreksi, sedikit demi sedikit mengarah pada paradigma yang baik, dengan mengakui kesalahan berarti hati dan pikiran kita tengah me”refresh” data base kebenaran yang sesungguhnya telah tertanam di dalam hati, suara hati yang menyimpan kebenaran tengah dibersihkan melalui proses taubat tersebut.

Bagaimana menurut pembaca? Silahkan memberi masukan untuk “software BBTC 2.0 Personal Version Capture 1” ini…… Dan menurut pembaca apa capture 2 nya?..
Terima kasih sudah mau membaca dan berbagi pendapat.

*bersambung*

arie prasetya
ayah zaky & zahra
https://beranibaca.wordpress.com

Perubahan….

Tinggalkan komentar

tot10

Pernahkah kita merasa bahwa kita akan lebih jika kita dapat merubah diri ini? merubah sikap? penampilan dan perubahan lainnya yang menurut kita dapat menghantarkan kita pada kondisi yang lebih baik?

Jika pernah berarti kita tengah berada pada suatu titik yang sangat indah. Perubahan itu terkadang dirangsang oleh faktor eksternal yang kemudian berproses (bisa cepat / lambat) dalam diri kita, memancing sisi dalam diri kita, sedikit banyak mempengaruhi cara pandang kita terhadap sesuatu. Perubahan cara pandang ini akan membawa kita pada pemahaman baru bahkan terkadang mampu mengarahkan kita pada visi yang benar-benar baru yang tidak pernah terpikirkan sebelumnya…..

Tidak selalu mulus perjalanan perubahan ini, akan ada hambatan internal maupun eksternal. Contoh hambatan internal adalah keraguan atau ketakutan kita akan respon dari pihak luar jika kita melakukan perubahan, contoh faktor eksternal adalah keadaan lingkungan (alam dan manusianya) yang kurang kondisif dalam proses perubahan tsb.

Tiap pilihan senantiasa ada resiko dari yang kecil sampai pada resiko besar….

Manusia adalah mahluk sempurna, jadi jika perubahan tersebut mengarahkan kita pada titik kesempurnaan kenapa tidak kita lakukan… apapun resikonya…

Demikian, tulisan ini membutuhkan respon, pendapat, dan masukan dari pembaca untuk penyempurnaan, yang jelas saat ini maaf jika ada perubahan sikap dari saya yang kurang berkenan namun saya senantiasa berusaha untuk menjadi yang terbaik bagi sesama terutama untuk keluarga saya, istri dan anak-anak saya.

Terima kasih telah membaca tulisan ini.

%d blogger menyukai ini: