Perubahan….

Tinggalkan komentar

tot10

Pernahkah kita merasa bahwa kita akan lebih jika kita dapat merubah diri ini? merubah sikap? penampilan dan perubahan lainnya yang menurut kita dapat menghantarkan kita pada kondisi yang lebih baik?

Jika pernah berarti kita tengah berada pada suatu titik yang sangat indah. Perubahan itu terkadang dirangsang oleh faktor eksternal yang kemudian berproses (bisa cepat / lambat) dalam diri kita, memancing sisi dalam diri kita, sedikit banyak mempengaruhi cara pandang kita terhadap sesuatu. Perubahan cara pandang ini akan membawa kita pada pemahaman baru bahkan terkadang mampu mengarahkan kita pada visi yang benar-benar baru yang tidak pernah terpikirkan sebelumnya…..

Tidak selalu mulus perjalanan perubahan ini, akan ada hambatan internal maupun eksternal. Contoh hambatan internal adalah keraguan atau ketakutan kita akan respon dari pihak luar jika kita melakukan perubahan, contoh faktor eksternal adalah keadaan lingkungan (alam dan manusianya) yang kurang kondisif dalam proses perubahan tsb.

Tiap pilihan senantiasa ada resiko dari yang kecil sampai pada resiko besar….

Manusia adalah mahluk sempurna, jadi jika perubahan tersebut mengarahkan kita pada titik kesempurnaan kenapa tidak kita lakukan… apapun resikonya…

Demikian, tulisan ini membutuhkan respon, pendapat, dan masukan dari pembaca untuk penyempurnaan, yang jelas saat ini maaf jika ada perubahan sikap dari saya yang kurang berkenan namun saya senantiasa berusaha untuk menjadi yang terbaik bagi sesama terutama untuk keluarga saya, istri dan anak-anak saya.

Terima kasih telah membaca tulisan ini.

Paradigma positif

3 Komentar

Akan lebih baik jika kita mengutarakan pendapat didahului dengan kalimat, “Menurut pendapat saya saat ini, ……………..” Akan lebih baik jika kita menyertakan kata “saat ini”. Kenapa.??? Ya, karena pendapat kita bisa saja berubah sewaktu-waktu. Dengan bertambahnya usia, pengalaman, pengetahuan dan wawasan kita akan mengalami perubahan paradigma ; bisa positif ataupun negatif, bergantung pada seberapa jauh kita mampu senantiasa memperbaiki diri kita ke arah yang lebih baik.  Paradigma kita tentang hidup dan kehidupan akan sangat-sangat-sangat mewarnai pendapat kita tentang segala hal, bahkan dengan paradigma itu kita berjalan mengisi hari-hari kita di bumi.

Terkadang perubahan paradigma (positif) dapat terjadi karena peristiwa kecil atau tak terduga namun sarat makna. Atau juga karena peristiwa “besar” yang sangat membekas di hati.

Definisi paradigma positif menurut saya adalah paradigma yang sesuai dengan kaidah-kaidah agama (dalam hal ini karena saya beragama islam maka yang sesuai dengan kaidah-kaidah agama islam).

Se”positif” apakah paradigma kita…???? Kita gak akan pernah tahu akan hal itu, orang lainlah yang menilai. Dari mana menilainya…??? Ya, dari seberapa jauh kita mempunyai manfaat untuk orang lain. Mengapa itu tolak ukurnya..??? Ya, (menurut saya) Karena Rasulullah saw pernah bersabda (yang artinya kurang lebih sbb) ” sebaik-baik manusia adalah yang paling banyak manfaatnya untuk orang lain”. Lalu jika kita belum bermanfaat untuk orang lain apakah kita salah menjalani hidup ini..??? Ehhhmmm salah..??? I have no right to judge people…. Mungkin jawaban yang tepat adalah,”Kuatkan tekad untuk mau belajar lebih baik, selidiki paradigma Anda akan hidup dan kehidupan, cari referensi, temui narasumber yang mumpuni, jangan malu untuk mengubah paradigma Anda jika ternyata paradigma Anda kurang tepat dalam memandang hidup dan kehidupan”

Bagaimana dengan si Arie…??? Arie..??? Masih jauh dari paradigma positif yang ideal…. Lalu kenapa sok-sok an nulis kayak gini…. Ya, namanya juga belajar siapa tahu dengan nulis ini ada teman yang mau berbagi pemahaman dan pengalamannya. Amin.

Have a nice surf in the world of soul…!!!!

%d blogger menyukai ini: