Ajarkan anak kita BERENANG !!!

2 Komentar

Ajarkan anak kita berenang.
Mengapa?
Untuk alasan kesehatan sudah pasti, untuk alasan perkembangan tubuh anak tentunya. Namun ada banyak hikmah non fisik yang dapat kita ambil dan semestinya kita terangkan kepada anak dari proses belajar renang.

Pertama
Mengajarkan anak untuk dapat survive di lingkungan yang berbeda, bahkan di lingkungan yang ekstrem sekalipun.
Dalam renang, kita diajarkan untuk dapat tetap bergerak di lingkungan yang berbeda (air). Hal ini dapat melatih anak untuk senantiasa menjadi pribadi yang siap dalam menghadapi lingkungan yang berbeda baik fisik maupun culture.

Kedua
Mengajarkan anak untuk dapat beradaptasi terhadap lingkungan bahkan yang ekstrem sekalipun. Cepat beradaptasi dengan lingkungan namun tidak mengorbankan karakter maupun fitrah sucinya. Di lingkungan yang tidak biasa (air) anak diajarkan untuk mampu beradaptasi dan senantiasa mampu bergerak tanpa harus menjadi “ikan”.

Ketiga
Mengajarkan anak untuk mempunyai keahlian (skill) dalam menghadapi masa depan, keahlian / keterampilan yang mumpuni untuk senantiasa bergerak mencapai tujuan, di lingkungan yang tidak kondusif sekalipun.

Keempat
Mengajarkan anak untuk tidak “tenggelam” dalam lingkungan yang dapat mencelakakan dirinya, mengajarkan anak untuk gigih dalam memegang prinsip. Tidak tenggelam, tetap berada di permukaan dan senantiasa “bergerak” menuju cita-cita.

Kelima
………………
……………..

Keenam
……………
……………

Ketujuh
……………
…………..

Dst

Masih banyak hikmah yang bisa digali dari belajar renang bagi anak.
Pembaca punya pendapat? Silahkan tulis komentar Anda untuk menyempurnakan tulisan ini.

Demikian, mohon maaf jika tidak sependapat dengan pembaca.

arie prasetya
ayah zaky & zahra
https://beranibaca.wordpress.com

Iklan

Golden Time

2 Komentar

Selalu ada peristiwa yang pertama kali kita alami. Sadar atau tidak kita semua pasti mengalami peristiwa pertama kali, kadang kita tidak menyadari bahwa saat yang pertama kali itu selalu meninggalkan kesan, bisa kesan buruk, kesan baik atau kesan yang biasa saja.
Ingatkah Anda kapan waktu pertama kali berenang, naik sepeda, naik kereta, naik mobil? Ingatkah Anda bagaimana rasanya masuk sekolah pertama kali, jalan-jalan tamasya bersama orang tua Anda? Ingatkah Anda bagaimana rasanya dipuji atau dimarahi orang tua Anda untuk pertama kalinya?
Semua peristiwa selalu ada kali pertamanya, dan seiring waktu kita semakin dewasa peristiwa kali pertama itu sering terulang kembali, bahkan ada yang berubah menjadi rutinitas yang kerap membosankan, ketika itu terjadi, antusiasme berkurang dan tidak lagi berkesan.

GOLDEN TIME

Jika Anda memiliki anak / keponakan yang masih kecil, INGAT mereka sedang berada di masa-masa yang hampir sebagian besar peristiwa yang mereka alami adalah peristiwa KALI PERTAMA, jangan remehkan setiap peristiwa tersebut yang kerap kita anggap peristiwa sepele, sebagai contoh, berenang, mungkin bagi kita berenang adalah peristiwa biasa, namun bagi anak kita (anak kecil) itu adalah peristiwa luar biasa dan kemungkinan besar sangat berkesan bagi mereka. Bantu mereka melakukan eksplorasi terhadap kolam renang, berikan mereka ruang gerak yang cukup untuk petualangan mereka.
Malam ini, anakku Muhamad Zaky Firmansyah untuk sekian kali melakukan “adventure” bakar ikan, aa zaky masih saja antusias mengikuti proses menyalakan kayu bakar (arang), masih antusias mengipas-ngipas arang, dan tidak cape-capenya bicara mengomentari tiap proses bakar ikan tersebut. Bagi dia, itu adalah Golden Time yang berjudul bakar ikan bersama ayah.

Buat kita yang sudah dewasa peristiwa “biasa” mungkin tidak menimbulkan kesan yang mendalam, namun lain halnya jika yang mengalami peristiwa “biasa” tersebut adalah anak-anak kita yang baru kali pertama mengalami peristiwa tersebut.

Sebaiknya, tiap orang tua terutama saya senantiasa dapat menghadirkan dan menciptakan Golden Time untuk anak-anak kita, jika semua peristiwa sudah menjadi “biasa” maka kreatifitas dan inovasi baru dalam “memodifikasi” peristiwa “biasa” agar senantiasa menjadi peristiwa yang luar biasa selayaknya selalu kita usahakan untuk anak-anak kita dengan harapan Golden Time senantiasa mereka rasakan saat bersama kita (orang tuanya)

Demikian, mohon maaf jika tidak sependapat dengan pembaca.

I Love You my kids !!! Let’s we create golden time in every activities that we do.

arie prasetya
ayah zaky & zahra
https://beranibaca.wordpress.com

Taman Ade Irma Suryani, BOGOR

2 Komentar

Taman Ade Irma Suryani, terletak di kota Bogor, di dalam kawasan yang dikenal dengan nama taman topi, dekat stasiun Bogor.
Sekian tahun saya tinggal di bogor baru beberapa minggu terakhir ini saya mengetahui ada taman bermain tersebut, itupun tidak sengaja pas waktu saya dan istri mau belanja dan kebetulan melintasi taman topi dan istri saya kasih tau ke saya bahwa di dalam ada taman bermain untuk anak dan baru hari Minggu yang lalu (02012011) saya bersama keluarga mengunjungi Taman Ade Irma Suryani.
Dengan harga tiket masuk Rp. 5.000 per orang kita sudah bisa menikmati taman tersebut, di dalam taman terdapat berbagai wahana dengan tarif yang berbeda, ada monorail, bombomcar, komedi putar, perahu air, bombomboat, dan lain lain termasuk juga flying fox. Memang wahana yang ada sudah terlihat lawas namun relatif masih terawat dan masih bisa memberikan pengalaman yang menarik dan berkesan buat anak-anak. Ternyata dulu sewaktu istri saya tercinta masih kecil pernah juga diajak bermain di taman ini, dan kondisinya tidak jauh berbeda, luar biasa, taman ini masih bisa bertahan di tengah maraknya tempat rekreasi baru yang bermunculan di kota bogor dan sekitarnya.
Saya sangat terkesan dengan taman ini, kebersahajaannya, keteduhannya dan tentunya memiliki nilai sejarah, dengan mengambil nama salah seorang pahlawan nasional korban pemberontakan PKI. Nama taman ini sarat akan sejarah, setidaknya jika anak bertanya jawaban yang terlontar bernilai pengetahuan sejarah. Sayang, tempat rekreasi yang bermunculan sekarang tidak seperti itu dalam memberikan nama, sekarang banyak yang memakai bahasa atau istilah bahasa bangsa lain. Tidak salah, hanya saja jika lebih indonesia-wi tentunya akan mampu menumbuhkan rasa cinta tanah air kepada anak-anak, walau sedikit dan sesaat.
Jangan lupakan sejarah !!!
Taman Ade Irma Suryani saya yakin pernah mengalami masa kejayaannya sebagai taman rekreasi favorit di kota Bogor, jika Anda sewaktu kecil pernah diajak orang tua Anda ke taman rekreasi yang saat ini mungkin tempat tersebut sudah punah atau terancam punah selayaknya Anda mengajak putra/pitri Anda ke sana, dengan harapan Anak mengerti akan sejarah masa lalu, tentunya sejarah yang dapat dimengerti oleh anak.
Demikian, semoga dapat memberi inspirasi, selamat bernostalgia bersama keluarga.

arie prasetya
ayah zaky & zahra

I love the way you love me

Tinggalkan komentar

Bagaimana cara Anda menyayangi orang yang Anda cintai? Beragam jawaban akan muncul, karena memang tidak semua orang sama dalam mengekspresikan rasa sayangnya, tidak semua orang sama dalam hal kualitas mencintai dan dicintai. Namun saya yakin tujuan tiap orang sama dalam menyayangi yaitu untuk memberikan kebahagiaan (dunia akhirat) kepada orang yang disayangi, menjaganya dari hal-hal yang dapat merusak kebahagiaan yang disayangi, menjaganya dari berbagai hal yang dapat merusak dirinya. (jika tujuannya bukan yang tersebut di atas menurut saya perlu berpikir ulang untuk menyayangi seseorang)
Konsekuensinya seseorang akan menerapkan “kebijakan” terhadap orang yang dicintainya demi terwujudnya tujuan menyayangi tersebut. Kebijakan ini disesuaikan dengan tingkat kebijaksanaan subjek dan usia subjek yang dicintai. Penerapan kebijakan ini terkadang perlu waktu untuk dapat dipahami secara paripurna oleh subjek yang mencintai dan dicintai. Kebijakan ini bukan hal yang bersifat tetap, bisa berubah berdasarkan situasi dan kondisi, kebijakan ini akan berubah ke arah yang lebih matang dan efektif jika dipelajari dan direnungkan dengan seksama. Proses matangnya sebuah kebijakan memerlukan waktu dan menuntut kesabaran dan pengertian.

*************************************

Jika seseorang mencintai pasangannya yang tergantung akan narkoba tentu orang tersebut akan berusaha melepaskan pasangannya dari ketergantungan tersebut. Jika seseorang mencintai anaknya yang punya hobi tawuran tentunya orang tersebut akan berusaha sedemikian rupa agar anaknya menghindari tawuran. Jika seseorang mencintai orang orang shaleh (alim ulama) tentunya orang tersebut akan berusaha semaksimal mungkin untuk menjalankan nasehat / wejangan orang shaleh tersebut. Demikian seterusnya……
Bagaimana Anda menyayangi orang-orang yang Anda sayangi?

********************************

Aa maafin ayah yang kadang suka marah sama Aa, ayah marah karena menurut ayah apa yang Aa lakukan tidak baik untuk Aa. Karena kebijakan ayah baru sebatas itu, doakan ayah agar lebih bijaksana dalam bersikap kepada Aa sehingga dapat menerapkan kebijakan yang lebih efektif untuk kita.
Cayangku, maafin ayah yang terkadang kurang memahami kebijakan yang mama terapkan dalam menghadapi berbagai kelalaian ayah. Doakan agar ayah mampu bersikap bijaksana dan memberikan teladan yang baik untuk keluarga kita.
Apapun kebijakan mama saat ini ayah cuma bisa berkata, “I love the way you love me !!!”.

***********************
@ pakuan express 06.40
***********************

arie prasetya
ayah zaky & zahra

%d blogger menyukai ini: