eBook Kado Indah Untuk Cintaku

Tinggalkan komentar

Download eBook for FREE, klik gambar cover eBook di bawah ini… Selamat menikmati, semoga bermanfaat.

Semoga bermanfaat !!!

I love the way you love me

Tinggalkan komentar

Bagaimana cara Anda menyayangi orang yang Anda cintai? Beragam jawaban akan muncul, karena memang tidak semua orang sama dalam mengekspresikan rasa sayangnya, tidak semua orang sama dalam hal kualitas mencintai dan dicintai. Namun saya yakin tujuan tiap orang sama dalam menyayangi yaitu untuk memberikan kebahagiaan (dunia akhirat) kepada orang yang disayangi, menjaganya dari hal-hal yang dapat merusak kebahagiaan yang disayangi, menjaganya dari berbagai hal yang dapat merusak dirinya. (jika tujuannya bukan yang tersebut di atas menurut saya perlu berpikir ulang untuk menyayangi seseorang)
Konsekuensinya seseorang akan menerapkan “kebijakan” terhadap orang yang dicintainya demi terwujudnya tujuan menyayangi tersebut. Kebijakan ini disesuaikan dengan tingkat kebijaksanaan subjek dan usia subjek yang dicintai. Penerapan kebijakan ini terkadang perlu waktu untuk dapat dipahami secara paripurna oleh subjek yang mencintai dan dicintai. Kebijakan ini bukan hal yang bersifat tetap, bisa berubah berdasarkan situasi dan kondisi, kebijakan ini akan berubah ke arah yang lebih matang dan efektif jika dipelajari dan direnungkan dengan seksama. Proses matangnya sebuah kebijakan memerlukan waktu dan menuntut kesabaran dan pengertian.

*************************************

Jika seseorang mencintai pasangannya yang tergantung akan narkoba tentu orang tersebut akan berusaha melepaskan pasangannya dari ketergantungan tersebut. Jika seseorang mencintai anaknya yang punya hobi tawuran tentunya orang tersebut akan berusaha sedemikian rupa agar anaknya menghindari tawuran. Jika seseorang mencintai orang orang shaleh (alim ulama) tentunya orang tersebut akan berusaha semaksimal mungkin untuk menjalankan nasehat / wejangan orang shaleh tersebut. Demikian seterusnya……
Bagaimana Anda menyayangi orang-orang yang Anda sayangi?

********************************

Aa maafin ayah yang kadang suka marah sama Aa, ayah marah karena menurut ayah apa yang Aa lakukan tidak baik untuk Aa. Karena kebijakan ayah baru sebatas itu, doakan ayah agar lebih bijaksana dalam bersikap kepada Aa sehingga dapat menerapkan kebijakan yang lebih efektif untuk kita.
Cayangku, maafin ayah yang terkadang kurang memahami kebijakan yang mama terapkan dalam menghadapi berbagai kelalaian ayah. Doakan agar ayah mampu bersikap bijaksana dan memberikan teladan yang baik untuk keluarga kita.
Apapun kebijakan mama saat ini ayah cuma bisa berkata, “I love the way you love me !!!”.

***********************
@ pakuan express 06.40
***********************

arie prasetya
ayah zaky & zahra

Peluang !!!!

4 Komentar

Suatu hari hendak menghapus e-mail di dalam folder spam, ehhh tiba-tiba iseng dulu ngebaca salah satu email dari orang yang tidak dikenal, isi email tersebut me “link” saya ke sebuah website yang berisi program asiabersama…

Iseng saya baca sampai tuntas, dan saya analisa dengan seksama http://www.asiabersama.com/ayahzaky

Setelah melalui masa inkubasi dalam pikiran saya, informasi tersebut akhirnya saya ikuti dengan penuh kesadaran. Setelah itu beragam pendapat bermunculan, ada yang mencibir, ada yang tidak setuju, ada yang no comment, ada yang ragu, namun ada juga yang ikutan.

Terlepas dari kontroversi yang ada, menurut saya pencetus program ini cukup brilian, kreatif dan yang luar biasanya menurut teman saya yang sedikit tahu masalah keuangan bilang, “cerdas nih orang, program ini gak ada stagnat point nya!”. Waahhh saya gak ngerti stagnant point itu apa, yang jelas, saya udah ikutan, dan belajar untuk ikhlas. Angka yang ditampilkan dalam program ini memang sangat sangat sangat muluk sekali, namun bukan suatu yang mustahil… Untuk lebih jelasnya, Anda bisa baca dan analisa sendiri, Anda memiliki pemikiran sendiri, apapun pendapat Anda adalah benar, karena program ini bukan untuk diperdebatkan tapi “bergerak bebas” di dunia maya.

Demikian saja cerita dari saya. Maaf jika sudah menyita waktu Anda.

Memaku tembok

Tinggalkan komentar

Kurang lebih 5 hari yg lalu, cermin yang kugantung di dinding jatuh, syukurnya gak pecah, terjatuh karena paku yang menancap di tembok jatuh (sepertinya sudah tak kuat lagi menahan beban).

Aku cepat tanggap, ku ambil paku yang terjatuh, karena menurut ku masih bagus aku coba menancapkannya lagi dengan palu, pada posisi yang sama, masih di lubang yang sama…. Tok,,, tok…. tok…. berkali-kali kucoba tapi gak bisa, bahkan paku itu jadi bengkok… AKu ganti paku dengan yang baru, dengan paku khusus tembok, tok…tok… tok… gak bisa juga, tembok itu begitu kuat….. ahhhhh hampir putus asa…. Ehhhh tiba-tiba si “nur” yang ngasuh anakku bilang, “Ganti tempatnya aja A arie, rada ke bawah”…. Aku ikuti sarannya dan ternyata dengan mudahnya aku menancapkan paku di posisi yang baru tersebut…. Aku bingung, padahal di tempat awal kan udah ada lubangnya, kenapa gak bisa, eh di titik yang baru yang belum ada lubangnya sama sekali malah lebih mudah…… dan posisi cermin jadi lebih tepat !!!

Ahaaaaaaaaa……. aku berpikir santai menyikapi peristiwa yang baru ku alami tadi….

Sederhana banget peristiwanya tapi mengandung hikmah yang demikian luar biasa… Ternyata “titik” yang menurut kita lebih mudah karena sudah ada “fasilitas” sebelumnya belum tentu mudah dan menghasilkan hasil yang maksimal. Ternyata titik baru yang terkesan lebih sulit karena kita mesti memulai dari awal belum tentu sulit…Intinya kita mesti berani mengambil alternatif lain yang ekstrim sekalipun untuk mendapatkan hasil yang lebih baik. Amin..

Semoga cerita ini ada hikmahnya buat kita semua.

tok.. tok.. tok…. bahkan dari sebuah paku sekalipun ada banyak hikmah yang bisa kita ambil…

25042009816

Kenangan Masa Lalu

Tinggalkan komentar

cropped-arie.jpg

Masa lalu, ada beragam warna masa lalu yang kita alamin, apapun warnanya sebaiknya dapat kita jadikan bahan renungan untuk kekinian kita saat ini, menjadi pribadi yang lebih baik…

Semalam aku teringat mbah ku (nenek dari ibu ku) Mbah yang kala dia masih ada kerap kuacuhkan, ternyata sekian lama semenjak beliau tiada aku baru nyadar bahwa ia sangat sayang pada diriku… Tersedu aku ingat akan beliau, aku sayang mbah ku…. sedemikian banyak warna yang kudapat dari beliau bahkan seingatku, beliau lah yang pertama kali mengajari aku sholat, menggunakan tasbih, subhanallah 33x, alhamdulillah 33x, Allohu akbar 33x, dan banyak ibadah ritual yang aku tahu dari beliau….. seingatku, beliau rajin puasa senin-kamis…

Aku rindu mbah ku…. rindu untuk mencium dan menangis tersedu meminta maaf atas segala khilaf yang pernah kuperbuat padanya….

Ya Alloh, tempatkan mbahku Mbah Asiyah binti Hasan di sisi Mu ya Alloh, anugerahkan mbahku kedekatan padaMu.

Terima kasih cintaku…..

1 Komentar

ABCD0003Sengaja ku copy paste tulisanku yang pernah kumuat di halaman CINTA, tulisan ini untuk menegaskan besarnya cintaku padamu istriku, yang senantiasa lembut menyentuhku kala aku sakit, yang senantiasa galak saat aku gak mau dengar nasehatmu tentang pola hidup sehat (jangan merokok & jangan begadang). Mama nie, istriku yang cantik, yang aku cintai begitu sangat, terima kasih, doakan aku hingga jadi suami yang senantiasa mampu mengimami keluarga kecil kita menuju ridho Alloh swt. Amin, I love you my trully angel.

Jatuh Cinta Dan Cinta

Jatuh cinta adalah istilah yang sering digunakan untuk menggambarkan suatu rasa unik yang ada pada hati, jiwa, dan pikiran seorang manusia. Rasa ketertarikan yang luar biasa terhadap suatu subjek atau objek tertentu. Biasannya rasa unik ini disertai dengan “kebahagiaan” yang indah untuk dinikmati, entah berapa lama “kebahagiaan” tersebut bersemayam di dalam hati, jiwa dan pikiran manusia yang tengah jatuh cinta. Lamanya kebahagiaan yang bersemayam dalam hati, jiwa dan pikiran seseorang yang tengah jatuh cinta sangat tergantung pada motivasi orang tersebut dalam mencintai sesuatu dan “respon balik” dari subjek atau objek yang dicintainya.

Mengapa istilahnya JATUH CINTA? Bukannya TERBANG cinta, NAIK cinta atau istilah lain yang menggambarkan rasa bahagia dan semangat? JATUH…??? Bukankah jatuh itu adalah suatu kondisi yang pada umumnya berkonotasi negatif? Jatuh berarti berubah posisi dari tempat yang relatif lebih tinggi ke tempat yang relatif lebih rendah melalui proses yang biasanya tidak direncanakan dan tidak diharapkan.

Ehmmm………. mungkin orang yang pertama kali “mempopulerkan” istilah ini ngawur dan tidak ahli dalam bahasa atau sastra.

Ngawur..??? tidak juga ya… Kalo ngawur kenapa istilah tersebut bisa bertahan lama, berarti orang-orang yang menggunakan istilah ini ngawur juga dong.

Penasaran dengan istilah jatuh cinta membuat saya berpikir semalaman. Dengan menempatkan istilah jatuh cinta sebagai istilah yang benar dan sedikit memaksakan dalam “membela” istilah ini agar menjadi istilah yang layak digunakan. Akhirnya saya merenungi apa saja sikap yang tercipta pada diri seseorang yang tengah jatuh cinta.

Ehmm…… ternyata jika sedang jatuh cinta, seseorang rela tuh ninggalin “jadwal” aktifitas hobi mereka jika itu menyangkut kepentingan orang yang dicintainya padahal sebelumnya tidak ada yang bisa ganggu “jadwal” tersebut. Jika tengah jatuh cinta sebagian besar orang akan dengan rela mengorbankan kepentingan pribadinya demi seseorang yang dicintainya. Hebatnya lagi orang yang tengah jatuh cinta terkadang dengan rela dan senang hati melayani keperluan orang yang dicintainya. Ternyata… egonya JATUH dan tidak ada lagi jika menyangkut kepentingan orang yang diCINTAInya. Demi orang yang dicintainya seseorang akan dengan rela menJATUHkan dirinya di atas sebuah granat atau bom yang akan meledak demi melindungi orang yang dicintainya. (Gak percaya? Lihat saja film-film perang).

Entah benar atau tidak gambaran yang saya berikan tentang sikap orang yang tengah jatuh cinta yang jelas saya ingin mengingatkan orang-orang yang dengan mudah berkata,”Aku sedang jatuh cinta”.

Jangan bilang jatuh cinta jika kita belum bisa menjatuhkan ego kita demi orang yang kita cintai. Jangan bilang jatuh cinta jika kita belum siap menjatuhkan diri di atas granat yang akan meledak demi melindungi orang yang kita cintai. Jika sudah mampu bersikap seperti itu, maka kita layak berkata, “Aku jatuh cinta”.

Namun… namun… namun belum cukup sampai disitu. Jika kita sudah “terlanjur” jatuh cinta langkah selanjutnya adalah meneliti kembali motivasi kita dalam mencintai dan memperdalam lagi wawasan kita tentang arti kata cinta.

Bahasan mengenai hal ini membuat saya “merinding” karena demikian ideal hingga terbersit dalam hati, “Mampukah saya mencintai orang lain?”. Kenapa bisa terjadi seperti itu? Karena dengan sengaja saya mengambil referensi tentang bahasan ini dari tulisan M. Quraish Shihab mengenai Al Wadud (Yang Maha Mencintai – Yang Maha Dicintai) dalam bukunya yang berjudul Menyingkap tabir Ilahi. Berikut saya mengutip beberapa penggal tulisannya ;

Kata Al Wadud terambil dari akar kata yang terdiri dari huruf-huruf wauw dan dal berganda, yang mengandung arti “cinta” dan “harapan”. Demikian Ibnu Faris dalam bukunya “Maqayis”. Pakar tafsir Al Biqa’iy dalam “Nazem Ad durar”-nya berpendapat lain. Menurutnya rangkaian huruf tersebut mengandung arti “kelapangan” dan kekosongan jiwa dari kehendak buruk.

…………………………………

Seseorang yang meneladani Alloh dalam sifat Wadud dituntut untuk selalu mencintai mahluk dan mengharap buat mereka apa yang dia harapkan untuk dirinya, seandainya ia berada dalam posisi mereka, bahkan ia mendahulukan mereka atas kepentingan dirinya sendiri. Dengan demikian ia akan menjadi objek sekaligus subjek cinta. Ia akan dicintai serta mencintai atau dengan kata lain ia menjadi wadud dalam kemampuannya sebagai mahluk..

…………………………..

Untuk lebih jelasnya baca sendiri aja ya bukunya. Di toko buku ternama banyak kok. Terlepas Anda sepaham atau tidak dengan penulisnya (M. Quraish Shihab) namun setidaknya jika tulisannya mampu “memperbaiki” kualitas diri kita, mengapa tidak?.

Demikian, semoga bermanfaat.

………………………………………………………………………………………..

Cantikku, jika cintaku padamu adalah cinta buta, campakkan aku dengan kata-kata terketus yang bisa kau ucapkan.

Cantikku, jika cintaku padamu menjauhkan aku dari Alloh maka hinakan aku dengan hinaan yang paling hina yang bisa kau lontarkan.

Cantikku, jika cintaku padamu tidak bisa membawamu pada perbaikan kualitas diri maka tutuplah hatimu untukku serapat mungkin yang kau bisa.

Namun………….

Jika cintaku karena pengabdianku pada Alloh

Jika cintaku karena ingin membawamu pada kedekatan dengan Alloh

Jika cintaku karena ingin menjadikan dirimu sebagai bidadariku kelak di hari nanti

Jangan kau palingkan wajahmu,

Jangan kau tutup hatimu,

Jangan kau campakkan diriku

Karena walaupun kualitas cintaku belum sempurna namun kala dekatmu hasrat menyempurnakan rasa cinta senantiasa ada.

Cantikku ……..

Aku cinta padamu.

Dedicated to : my pretty sweety little angel. Heni Nuraeni.


Skala Prioritas

Tinggalkan komentar

Pada saat yang bersamaan sering kita dihadapkan pada beberapa pilihan ekstrim. Sebenarnya tanpa kita sadari tiap saat pun kita senantiasa dihadapkan pada pilihan-pilihan hanya saja karena pilihan tersebut tidak ekstrim dan berada pada situasi yang biasa saja sehingga banyaknya pilihan hampir tidak nampak, yang nampak hanya satu pilihan apalagi itu juga merupakan rutinitas, ya sudah otomatis seperti itu, pilihan lain tertutup atas nama rutinitas.

Setiap pilihan memiliki efek berbeda, kejelian atau tepatnya kebijaksanaan dan keberanian dalam menentukan pilihan akan membawa kita pada efek tertentu, semakin dekat pilihan kita dengan apa yang kita senangi dan kuasai maka (menurut saya) semakin dekat kita dengan kepuasan atau kesuksesan pribadi.

Jika akhirnya kita menentukan pilihan yang tidak lumrah, sebaiknya telah melalui proses perenungan yang maksimal. Tentukan skala prioritas setelah mengambil keputusan, apapun yang Anda putuskan sebaiknya membawa diri Anda pada kualitas hidup yang lebih baik bagi diri Anda, keluarga, kerabat dan lingkungan Anda.

Jangan takut, toh semua pilihan atau apapun pilihan Anda, setiapilihan Anda mengandung resiko. Tentukan yang resiko nya paling pas untuk ANda, bukan berarti resiko paling kecil yang Anda ambil padahal Anda mampu mengambil resiko yang sedikit lebih besar, ambil resiko yang pas, yang sesuai dengan kekuatan Anda!!!!

Pernah denger kali ya istilah NO RISK NO FUN…… lumayan provokatif dan baik untuk direnungi….

Let’s have fun with a little bit of risk !!!

Demikian, jika tidak sependapat, maaafin ya…..

Older Entries

%d blogger menyukai ini: