Bismillah

Sebenarnya enggan sekali menuangkan pemikiran saya tentang pilpres kali ini, namun di tengah informasi yang berseliweran di media saat ini membuat hati saya gemeretak, gregetan ingin menulis pemikiran saya.

Bagi saya, ke dua pasangan Capres-Cawapres 2014 saat ini sama saja, masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Dan sampai saat ini saya belum menentukan pilihan, saya masih menunggu debat terakhir, saya ingin memilih berdasarkan objektifitas saya, walaupun kemampuan analisa saya terbatas namun saya berusaha maksimal untuk menjadi pemilih yang profesional berdasarkan hasil maksimal pemikiran saya.

Puter-puter mikir, menganalisa data dan informasi yang saya dapat seadanya, dari sumber media tv yang sepenuhnya tidak objektif, saya tercengang sendiri dengan hasil analisa saya…. ternyata formulasi terbaik menurut saya adalah :

Prabowo Presiden, Jokowi wakil presiden… atau

Jokowi Presiden, Prabowo wakil presiden

Tapi realitasnya saat ini mereka berdua “berkompetisi” … ooooohhhhhhh telat nih analisa yang saya lakukan… kemana ajaaaa????

Tidak ada kata telat, hati saya berkata, saya harus membuat surat singkat buat mereka berdua.

 

Kepada Pak Prabowo.

“Kalo Pak Prabowo mau menang telak, maka bapak sebaiknya mengusung Jokowi untuk duduk di kabinet bapak kelak sebagai Menteri yang mengurusi birokrasi dalam negeri, perdagangan, dan kesejahteraan rakyat (beberapa departemen digabung dan dipimpin oleh Jokowi), abaikan koalisi yang tidak ikhlas setelah Bapak jadi presiden. Karena bagaimanapun Jokowi adalah orang baik dan bisa bekerja dan Pak Prabowo tak meragukan kepatriotan Jokowi untuk bangsa Indonesia.”

 

Kepada Pak Jokowi.

“Kalo Pak Jokowi menang, bapak sama sekali tidak akan pernah duduk tenang, daerah dan parlemen akan bergejolak dengan sikap bapak yang lurus tidak ada kompromi, bapak gak akan lama jadi presiden. Karena itu bapak memerlukan Pak Prabowo di kabinet bapak, seperti perkataan Gus Dur, Pak Prabowo adalah orang yang ikhlas. Jadikan Pak Prabowo Menteri yang mengurusi Pertahanan, Keamanan, Politik dan kesejahteraan rakyat.”

 

Kepada Pak Prabowo dan Pak Jokowi.

“Saya cinta kalian berdua, sebagaimana saya cinta tanah air saya Indonesia. Saya menghimbau kepada bapak berdua untuk bergabung mensinergikan potensi yang bapak miliki bersama untuk Jaya Indonesia, bukan hanya macan asia. saya yakin jika bapak berdua bergandeng erat membenahi dan membangun bangsa, Indonesia akan menjadi macan dunia.”

 

Ahhhhh legaaaaaa.. tuntas sudah satu tugas kecil saya sebagai warga negara Indonesia yang cinta tanah airnya. Menyampaikan pemikiran nya .. walaupun tidak cemerlang seperti para pengamat politik namun setidaknya ini pemikiran saya yang saya yakini dapat membawa Indonesia menjadi bangsa besar.

Mohon maaf jika tidak sependapat.

Alhamdulillah

 

Wasalam

Arie Prasetya

Ayah Zaky-Zahra.