Melanjuti tulisan saya sebelumnya yang berjudul Public Diplomacy 2.0, tulisan kali ini mencoba membahas kebijakan tersebut untuk dapat di aplikasikan dalam sebuah usaha/perusahaan. (Penulis menganjurkan pembaca untuk membaca tulisan sebelumnya)

Di era teknologi informasi saat ini, selayaknya sebuah usaha menerapkan strategi Public Diplomacy 2.0, selain strategi ini low cost (berbiaya rendah) hasilnya pun sangat baik dan efektif / high impact (efektifitas tergantung dari penguasaan pelaku usaha terhadap fitur-fitur yang ada di web 2.0). Untuk membedakan Public Diplomacy 2.0 yang saya bahas di tulisan saya sebelumnya, maka saya menamakan Public Diplomacy 2.0 business version dengan nama Integrated Marketing Sales aNd SErvice yang saya singkat dan ingin saya populerkan dengan istilah I’M SENSE.

I’m [your] Sense

Integrated Marketing, Sales and Services, Pemasaran, Penjualan dan Pelayanan Terpadu. I’m sense adalah sebuah tools yang mampu mengintegrasikan ke tiga elemen penting dalam usaha tersebut, dengan biaya yang relatif murah, tools I’m sense ini saya yakini mampu meningkatkan revenue dan kedekatan psikologis antara pelaku usaha dan konsumen menjadi semakin dekat dan dalam jangka pendek dan panjang akan sangat menguntungkan ke dua pihak. Sudah terbukti !!!

How it works?

Tools I’m Sense “bekerja” dengan porsi 80% di web 2.0 dan 20% offline.
Keterangan yang lebih detail mengenai bagaimana I’m Sense bekerja akan saya sambung di http://iamsense.wordpress.com atau dapat langsung menghubungi saya via e-mail: arie_joel@yahoo.com
Jika Anda pemilik usaha, manager pemasaran, penjualan, PR, atau posisi lain yang berkaitan erat dengan peningkatan revenue yang efektif dan efisien, segera dan jangan ragu menghubungi saya via e-mail, let’s talking about business…

Demikian, terima kasih.

arie prasetya
ayah zaky & zahra
https://beranibaca.wordpress.com