Tiap orang adalah pelaku sejarah, dimanapun ia berada, apapun profesinya, bagaimanapun kondisinya tiap individu adalah pelaku sejarah, mempunyai kontribusi yang nyata bagi jalannya sejarah peradaban manusia, besarnya kontribusi dari tiap individu tentunya bervariasi.
Semakin besar porsi tanggung jawab (amanah) yang Anda emban maka semakin besar kontribusi Anda dalam “mewarnai” sejarah. Warna sejarah apa yang ingin kita tulis? Itu adalah sebuah pilihan!!!
Apapun profesi kita saat ini, sebaiknya memberikan kontribusi yang positif berdasarkan nilai-nilai mulia kepada bangsa ini patut dilakukan. Walaupun warna yang kita berikan tidak dominan di tengah warna hitam gelap kelam nan pekat namun itulah warna kita. Itulah sejarah kita, sejarah dengan warna yang berbeda. Jika orang lain selalu saja memberikan kontribusi warna gelap bagi sejarah bangsa ini doakan saja mereka masih diberikan waktu bertobat sebelum ajal tiba.
Ini warna sejarahku… Walau tak seindah pelangi, namun kucoba untuk selalu bersih……..

Koreksi / edit 26012011 07.00 WIB)
Ada komentar dari miftahgeek yang mengkritisi paragraf “pelangi”, saya membenarkan pendapatnya, terima kasih ya miftah. Karena itu saya merevisi paragraf terakhir menjadi :

Ini warna sejarahku, walau tak seputih cahaya putih namun kucoba untuk selalu bersih…

*bersambung……….*

arie prasetya
ayah zaky & zahra
https://beranibaca.wordpress.com