Kutipan:
Dalam kawat diplomatik itu, pola menggandeng masyarakat dunia maya untuk menyampaikan pesan dan informasi AS disebut kedutaan besar AS di Indonesia sebagai Public Diplomacy 2.0.

Tulisan lengkap terkait kutipan di atas silahkan lihat di http://news.id.msn.com/okezone/sci-tech/article.aspx?cp-documentid=4587514

Sebelum melanjutkan membaca tulisan ini saya anjurkan pembaca membaca artikel link di atas…

Public Diplomacy 2.0

Sebuah istilah yang saya artikan sebagai sebuah strategi dalam melakukan diplomasi agar situasi dan kondisi menjadi lebih kondusif untuk mencapai sebuah tujuan melalui (media internet) web versi 2.0, website yang lebih interaktif dan terbuka. Dan ternyata diplomasi dengan cara ini terbukti efektif !!!

Tulisan kali ini bukan ingin membahas sisi politik “bocoran” dari WIKILEAKS perihal Public Diplomacy 2.0 yang diterapkan kedubes AS untuk menggandeng masyarakat Indonesia melaluli web 2.0, namun ingin membahas efektifitas strategi tersebut dan hikmah apa yang bisa kita ambil dari strategi tersebut.
Menurut bocoran wikileaks kedubes AS di Indonesia “hanya” mengeluarkan dana sekitar US$ 100.000 (kurang dari 1 Miliar rupiah) untuk menebarkan pesonanya dengan tujuan agar agenda kedatangan Barrack Husein Obama di Indonesia disambut dengan antusias dan didukung oleh masyarakat Indonesia khususnya para netter Indonesia. Menurut saya dana tersebut adalah jumlah yang sangat sedikit jika dilihat betapa berhasilnya public diplomacy 2.0 dalam memuluskan agenda kedatangan Obama ke Indonesia. Tentunya banyak hal lain yang dipersiapkan dengan dana yang tidak sedikit namun harus diacungi jempol bahwa strategi ini memberikan kontribusi yang berarti bagi kelancaran agenda kedatangan Obama di Indonesia. Public Diplomacy 2.0 benar-benar menerapkan prinsip Low Cost High Impact.

Be Effective with Public Diplomacy 2.0

Strategi atau kebijakan public diplomacy 2.0 dapat diterapkan oleh siapa saja, baik personal maupun organisasi/perusahaan karena saat ini masyarakat sedang tumbuh menuju era komunikasi digital, masyarakat sedang tumbuh menuju “dunia yang makin kecil / internet”, lihatlah data statistik pengguna internet / pengakses data di Indonesia, tiap tahun cenderung meningkat.
Maksimalkan fasilitas akses internet yang Anda miliki untuk kemaslahatan Anda. Karena dengan biaya yang murah melalui internet Anda dapat menjalin hubungan baik dengan teman dan kolega bisnis Anda, jaga attitude Anda, jujur dan tuluslah dalam berkomunikasi, bicara yang baik dan jika tidak bisa berbicara baik maka diam lebih baik untuk Anda. Melalui internet Anda dapat “menjaring” teman-teman lama Anda dan menjalin silaturahmi yang sempat terputus. Demikian sejatinya sebuah diplomasi, menjalin hubungan baik dengan cara yang baik demi mewujudkan suatu yang baik / kebaikan bersama
Jika ternyata dalam diplomasi ada pihak yang diuntungkan dan ada pihak yang dirugikan maka perlu ditinjau kembali hubungan diplomasi tersebut.

Demikian, maaf jika tidak sependapat dengan pembaca.

*bersambung >I’m sense*

arie prasetya
ayah zaky & zahra
https://beranibaca.wordpress.com