Prolog
Setiap yang bernyawa pasti akan mati. Setiap mahluk memiliki umur yang berbeda-beda, banyak hal yang mempengaruhi panjang-pendeknya umur seseorang.

Begitu pula halnya dengan sebuah usaha atau perusahaan, masing-masing memiliki rentang umur yang berbeda. Karena perusahaan itu terdiri dari kumpulan mahluk yang bernyawa dengan segala kompleksifitasnya.
Berapa banyak perusahaan yang lahir tiap harinya dan berapa banyak pula perusahaan yang mati, dari yang mati secara perlahan sampai dengan mati (bangkrut) secara mendadak seperti seseorang yang meninggal terkena serangan jantung.
Jika kita meyakini bahwa setiap mahluk pasti mengalami mati maka jangan harap usaha/perusahaan yang kita miliki bisa hidup terus dan imun dari bangkrut, tidak ada yang abadi. Namun dengan memiliki pandangan seperti itu bukan berarti kita lemah dalam mengelola usaha/perusahaan, justru dengan itu seorang pengusaha yang bijak akan semaksimal mungkin memajukan usahanya dan akan dengan ikhlas berbagi keuntungan besar yang ia dapat untuk kesejahteraan bersama, setiap personil yang terlibat dilihat sebagai aset berharga bukan hanya sekedar alat yang digunakan untuk mencapai tujuan. Karena pada titik tertentu, apapun usaha Anda, berapapun modal atau aset yang Anda miliki, seberapapun solidnya team kerja Anda, seberapapun canggih sistem yang Anda miliki, yakinlah suatu saat PASTI akan mengalami cobaan.
Selayaknya manusia yang memiliki 2 jenis cobaan; cobaan dengan kelebihan dan cobaan dengan kekurangan. Usaha ataupun perusahaanpun akan dicoba dengan kesulitan dan kekurangan serta akan dicoba dengan keuntungan yang berlimpah dan dengan aset yang besar. Sikap dalam menghadapi dua kondisi yang berbeda itu pun tentunya akan berbeda. Bagaimana sikap yang tepat dalam menghadapi ke dua jenis cobaan tersebut? Tentunya kita mesti kembali kepada ajaran mulia Sang Maha Pencipta.
Apapun jenis godaan yang di hadapi selayaknya rasa saling berbagi, saling menghargai, tidak tamak, tidak menimbun harta berlebihan untuk diri sendiri, adalah sikap minimal yang semestinya di miliki oleh tiap pengusaha, baik kecil maupun besar. Karena setiap yang bernyawa pasti akan mati, karena itu kualitas hidup sebelum mati semestinya menjadi prioritas dalam hidup dan menjalankan usaha.

*bersambung kapan-kapan*

Dedicated to ZAMCO…..
Wake up bro, keep believe !!!

arie prasetya
ayah zaky & zahra
https://beranibaca.wordpress.com