Tulisan dibawah ini diikutsertakan dalam lomba karya tulis XL Award 2010.
http://www.xl.co.id/xlaward2010

Kategori peserta : Umum

Tema Pilihan :
Industri telekomunikasi seluler di Indonesia pada saat ini dan bisnis model yang tepat

Judul:
Pro-XL Meraih Mujur Dengan Jujur Bertutur.

Untuk kali kedua saya mengikuti lomba menulis yang diadakan oleh Pro-XL, layaknya seseorang yang sedang dikejar deadline, saya menulis ini dengan konsentrasi penuh dalam waktu yang sangat mepet karena tanggal 31 Desember 2010 adalah batas akhir posting karya tulis ini ke dalam blog saya https://beranibaca.wordpress.com
Dari sekian banyak tema pilihan yang ditawarkan dalam lomba ini, saya memilih tema industri telekomunikasi seluler di Indonesia pada saat ini dan bisnis model yang tepat, pemilihan tema ini bukan karena saya menguasai pokok pembahasan tersebut namun dikarenakan dari sekian banyak tema, menurut saya tema ini relatif lebih banyak membuka ruang improvisasi yang lebih terbuka untuk saya yang awam akan bidang pertelekomunikasian, namun jika opini yang disajikan oleh sang awam ini tepat maka Insya Alloh akan mempunyai dampak positif yang luar biasa dalam meningkatkan mutu pelayanan bagi masyarakat dan tentunya keuntungan yang berkualitas serta berkuantitas berlimpah bagi perusahaan telekomunikasi seluler (dalam konteks tulisan ini perusahaan yang dimaksud adalah PT XL Axiata Tbk).
Demikian prolog dari saya, selamat menikmati tulisan ini semoga tidak membosankan.


Bagian 1.
Pro-XL

Dalam sebuah nama terkandung banyak makna dan harapan, begitu juga dengan nama Pro-XL. Berikut ini hasil kontemplasi saya terhadap nama Pro-XL.
Definisi kata PRO dalam bahasa Indonesia;
a. Setuju,
b. Untuk,
c. Lebih,
d. Terletak di depan.
Istilah XL biasa digunakan dalam ukuran pakaian yang berarti eXtra Large, dalam bahasa Indonesianya ekstra besar.
Nah kalo kita gabung arti kata Pro dan istilah XL di atas maka hasilnya menurut versi saya kurang lebih akan menjadi seperti berikut ini;
a. Pro-XL: Setuju pada masyarakat yang menginginkan layanan jaringan telekomunikasi yang ekstra besar bagi masyarakat.
b. Pro-XL: Memberikan layanan telekomunikasi berkualitas untuk negeri yang memiliki wilayah ekstra besar seperti Indonesia.
c. Pro-XL: Lebih ekstra besar (lebih besar dari yang besar) dalam jangkauan pelayanan komunikasi dibanding perusahaan sejenis lainnya.
d. Pro-XL: Terletak (berada) di depan dengan kapabilitas dan kapasitas yang ekstra besar.
e. ………..
f. ………..
g. dst (Anda dapat memaknai arti kata Pro-XL sesuai dengan kebutuhan dan tingkat kepentingan Anda terhadap Pro-XL sebagai nama ”beken” salah satu perusahaan telekomunikasi seluler di Indonesia).

Bagian 2.
Meraih Mujur

Menurut pengamatan saya sebagai orang awam, industri telekomunikasi seluler di Indonesia pada saat ini berkembang sangat cepat dan akan terus berkembang, hal ini dapat dilihat dengan kasat mata. Saat ini di kota besar maupun kecil, apapun profesinya sebagian besar masyarakat Indonesia mengenal telepon seluler dan telah memilikinya, tentunya dengan berbagai macam jenis gadget yang berbeda. Berkembangnya jumlah pengguna jasa telekomunikasi seluler di Indonesia dipicu oleh semakin murahnya gadget telepon seluler dan harga kartu perdana maupun tarif jasa telekomunikasi seluler, selain hal tersebut, tingkat kebutuhan masyarakat akan kemudahan komunikasi lintas wilayah semakin tinggi. Masyakarat semakin ”mobile” sehingga kebutuhan akan telekomunikasi seluler semakin tinggi.
Saat ini, segenap perusahaan penyedia jasa layanan telekomunikasi berlomba membentuk, meraih bahkan mempengaruhi masyarakat untuk menggunakan jasa layanan komunikasi mereka dengan cara meninggalkan operator lain. Masing-masing mengklaim dirinya sebagai yang paling murah, paling cepat akses datanya, paling luas jaringannya, paling ……., paling …………. dan paling paling lainnya. Ada masyarakat yang tidak peduli dengan bahasa iklan yang paling paling itu, ada yang merasa bingung karena ternyata banyak syarat dan ketentuannya, ada yang merasa senang karena bisa membeli kartu perdana murah dengan bonus gratisan yang banyak dan setelah bonus-bonus tersebut habis dengan seenaknya mereka membuang kartu perdana tersebut dengan tidak pernah melakukan isi ulang, ada yang bingung mana iklan yang benar karena belum sempat ambil keputusan sudah ada materi iklan baru dengan bahasa yang berbeda dari perusahaan yang sama, ada yang …………………….., ada yang …………………………., dst.
Apapun strategi perusahaan dalam meraih mujur, (mujur = beruntung, bernasib baik, berbahagia) yang perlu diingat adalah bahwa masyarakat, siapapun dia, apapun profesinya, dimanapun tempat tinggalnya, mereka, saya dan Anda tidak suka dibuat bingung, sehalus apapun perusahaan mengemas bahasa iklan, fakta sebenarnya cepat atau lambat pasti akan mampu dilihat oleh yang membacanya. Jika demikian maka jujur dalam bertutur adalah langkah atau strategi ampuh yang tidak dapat ditawar lagi jika perusahaan ingin bertahan dan mencapai kemajuan yang signifikan di masa mendatang.

Bagian 3.
Jujur Dalam Bertutur.

Lebih baik lugas dan mempunyai nilai edukatif bagi masyarakat dalam menawarkan produk dan jasa, perbanyak fitur yang telah dan akan dibutuhkan oleh masyarakat. Tidak perlu memutar-mutar kata-kata muluk yang diujungnya ada tanda bintang kecil dan di bagian bawah iklan bertuliskan syarat dan ketentuan berlaku dengan tulisan berukuran kecil nyaris tak terbaca, dan lebih kacaunya lagi sulit sekali menemukan penjelasan mengenai syarat dan ketentuan berlaku di materi iklan tersebut, kalau sulit masih bisa dicari, ini bahkan tidak ditemukan !!! ***geleng-geleng kepala mode on***
Mengapa dalam tulisan ini saya menyoroti bahasa / materi iklan? Iya, karena iklan adalah representasi dari budaya sebuah perusahaan, iklan adalah wajah sebuah produk, iklan adalah ujung tombak dalam meraih pelanggan, iklan adalah investasi jangka pendek dan jangka panjang, karena itu pemilihan bahasa dan materi iklan harus bijak, jangan pertaruhkan keberhasilan perusahaan di masa mendatang demi persaingan jangka pendek yang saling menjatuhkan.
Jujur dalam bertutur adalah pilihan yang tepat untuk meraih kepercayaan pelanggan, dan kesesuksesan jangka panjang.
Jujur dalam bertutur adalah investasi berharga.
Jujur dalam bertutur adalah pondasi yang kuat untuk meraih kesuksesan.
Jujur dalam bertutur adalah ………………………………………………………………
Jujur dalam bertutur adalah ………………………………………………………………
Seberapa sukses perusahaan jasa telekomunikasi seluler di masa mendatang adalah seberapa jujur perusahaan tersebut dalam bertutur di masa sekarang.
Tiap orang (mereka, saya dan Anda) menyukai dan membutuhkan kejujuran, karena kejujuran adalah kebutuhan maka tak ada alasan untuk Pro-XL untuk tidak berkata jujur dalam iklannya, tidak ada alasan untuk Pro-XL untuk tidak jujur dalam mengelola usahanya.

Bagian 4.
Pro-XL sebuah nama dan harapan.

Pro = Setuju / Untuk / Lebih / Terletak di depan.
XL = eXtra Large / Ekstra besar
Pro-XL = Setuju (bertekad) untuk lebih terletak di depan dalam kualitas pelayanan di wilayah yang ekstra besar dengan tutur kata, sikap, dan strategi usaha yang berlandaskan pada kejujuran.
Demikian tulisan ini, semoga bermanfaat untuk pembaca, saya dan Pro-XL.
Amin.

 

Bogor, 31 Desember 2010.

 

Arie Prasetya
Ayah Zaky dan Zahra