**************************************************

Chain Posting adalah permainan menulis gaya blogger Bogor (blogor). Setiap blogger yang terlibat dalam permainan ini, diharuskan melanjutkan postingan yang dibuat oleh blogger sebelumnya. saya berada pada posisi ke lima setelah ontohod.com (alif).

untuk memahami cerita ini dengan baik dan bingung pembaca diwajibkan membaca rangkaian cerita sebelumnya di sini :

1. BLognya echa : http://echaimutenan.blogspot.com/2010/11/saras-sang-gadis-rumput.html

2. blognya kang achoey : http://cucuharis.wordpress.com/2010/11/10/saras-sang-gadis-rumput-bagian-dua/

3. blognya windy : http://www.sekenhom.co.cc/blog/2010/11/10/saras-sang-gadis-rumput-bagian-tiga/

4. blognya kang alif: http://ontohod.com/saras-sang-gadis-rumput-bagian-4.html

***********************************************************************

 

Setelah mengetahui bahwa si Saras gadis rumput adalah putrinya sendiri, pak bagyo mengalami gangguan kejiwaan yang lumayan serius….. Selama beberapa minggu ia seolah hidup di dunia khayal, kadang ia merasa sedang berada di wonderland, kadang ia merasa bahwa mahluk-mahluk hijau adalah saudaranya. Pak Bagyo hilang ingatan dan akhirnya pihak keluarga memutuskan untuk merawatnya di rumah sakit jiwa Cilendek.

Istri dan anaknya yang bernama greeny merasa iba sekali dengan kondisi pak Bagyo, tiap hari mereka menjenguk pak Bagyo di rumah sakit, tiap pagi dan sore hari pak Bagyo selalu berlari keliling lapangan sambil berteriak menyebut nama Saras. Istri pak Bagyo dan greeny anaknya bingung kenapa ayahnya selalu menyebut-nyebut nama Saras, siapa Saras ini pikir mereka????

Istri dan anak Pak Bagyo menanyakan kepada dokter tentang kondisi pak bagyo,”Pak dokter, apa yang bisa membuat suami saya bisa kembali normal, dan mengapa dia selalu menyebut nama Saras?”. Dokter hanya menggeleng,”saya tidak tahu siapa Saras itu bu, tapi sepertinya seseorang yang bernama Saras ini benar-benar sangat berarti buat Pak Bagyo, lebih baik ibu mencari tahu tentang Saras ini, mudah-mudahan melalui Saras pak bagyo bisa kembali normal.”

Akhirnya istri dan anak Pak Bagyo memutuskan untuk mencari informasi tentang siapa Saras, mereka mencari informasi dari teman-teman dekat pak bagyo namun hasilnya nihil sampai akhirnya pada suatu hari mereka menemukan sebuah surat yang ditulis oleh Saras untuk Pak Bagyo mereka membacanya dengan seksama dan mereka KAGET sekaget-kagetnya…. Apppaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa????????!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!! Tidaaaaaaaaaakkkkkkkkkkkkkkkkk!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

Marah, kesal, iba dan perasaan lainnya bercampur aduk di dada istri dan anak pak bagyo, mereka tidak menyangka bahwa masa lalu pak bagyo demikian “geuleuh”nya, tidak bertanggung jawab !!! Untuk beberapa saat mereka terdiam dan akhirnya mereka memutuskan untuk mencari tahu dimana keberadaan Saras, mereka mencoba mencari tau nomor handphone saras di hp milik pak bagyo,”Ahaaa… ini dia no hp saras”, pekik greeny putri pak bagyo. Tidak membuang waktu, greeny langsung menelepon Saras.. kriiiingggg kriiinggggg “Halo, betul ini Saras”, tanya greeny. “Iya bener, ini siapa ya?, jawab Saras. Lalu greeny menceritakan tentang kondisi pak Bagyo awal sampai dengan akhirnya ia menemukan surat Saras. Tangis Saras meledak setelah mendengar cerita greeny. Saras berjanji besok pagi dah tiba di bogor untuk menjenguk pak Bagyo.

Keesokan harinya, di rumah sakit jiwa, istri pak bagyo, anak pak bagyo greeny dan Saras berkumpul di loby rumah sakit, mereka berpelukan, menangis, istri pak bagyo tampak sedih melihat Saras, anak tirinya yang selama ini ditelantarkan oleh pak Bagyo….. Istri pak bagyo tidak marah kepada pak bagyo…. dia malah iba dan sayang kepada Saras… Berjalan perlahan mereka bertiga menemui pak Bagyo di kamarnya, ketika melihat Saras, pak Bagyo menangis keras, dan berjalan menghampiri Saras memeluknya,”maafkan bapak nak, maafkan bapak, maafkan bapak”, disertai dengan tangis pak bagyo terus saja mengucapkan kata maaf kepada Saras. Dokter yang melihat itu langsung menyatakan bahwa pak Bagyo telah sembuh dari stress beratnya dan pak Bagyo sudah boleh pulang.

Setibanya di rumah pak Bagyo berkata,”Maafkan aku istriku, maafkan aku greeny, maafkan aku Saras, untuk menebus kesalahanku di masa lalu yang telah melakukan illegal logging, bapak akan membuat organisasi yang bernama Yayasan Bahagia Bersama Tanaman, bapak akan melakukan pembibitan tanaman dan menanam setiap lahan kosong yang ada di wilayah ini dengan tanaman Bapak.”

Seluruh keluarga pak Bagyo mendukung niatnya, terutama Saras yang memang peduli akan lingkungan.

Demikian cerita ini saya akhiri dengan akhir yang bahagia…… Jika ada kesamaan nama dan sifat maafin ya, namanya juga cerita… kalo mau protes, protes ke echa aja, soalnya dia yang pertama kali bikin tokoh yang ada di cerita ini… thanks guys, blogor, maju terus………

******************* THE END ************************************