Visi dan misi dimiliki oleh setiap individu maupun organisasi baik kecil maupun besar. Jika organisasi saja memiliki visi dan misi, tentu saja sebuah negara yang menaungi berbagai macam etnis, agama dan beragam perbedaan juga memiliki visi dan misi yang lebih kompleks lagi. Setiap visi dan misi selalu disertai dengan konsekuensi untuk menjalankan dan mewujudkan visi dan misi tersebut.
Visi dan misi sebuah negara demikian rumit untuk dijalankan karena itulah dibuat berbagai perangkat dan lembaga untuk menjalankannya.
Semulia apapun visi dan misi jika pelaksananya tidak bermoral maka visi dan misi mulia tersebut tak akan terlihat, terlihat saja tidak bagaimana mungkin bisa dirasakan. Faktor yang paling menentukan dalam pelaksanaan visi dan misi adalah para pelaksana visi dan misi tersebut. Tidak hanya cerdas dan sesuai dengan kualifikasi teknis namun pelaksana harus bermoral tinggi dan jika sudah bermoral tinggi pelaksana tersebut HARUS INGAT MATI !!!!
Mengapa harus ingat mati??? Karena orang yang bermoral pasti memiliki agama, dan dalam tiap agama diajarkan ganjaran amal ibadah selama masa hidup, barang siapa yang berbuat tidak sesuai dengan aturan maka SIKSA ganjarannya.
Ditengah “kesemrawutan kepentingan” saat ini sebaiknya tiap individu bangsa ini dari rakyat jelata sampai pejabat dan pejabat tinggi negara selalu INGAT MATI, karena kematian adalah sesuatu yang PASTI bagi kita semua. Semoga dengan INGAT MATI bangsa ini akan lebih bijak dalam bersikap, lebih bijak dalam memilih “teman” untuk mewujudkan visi dan misi, lebih bijak dalam menggunakan kekayaan bangsa ini yang berlimpah ruah namun lari entah kemana, lebih bijak dalam menentukan siapa kawan dan siapa lawan.
INGAT !!!! MATI ITU PASTI !!!!

arie prasetya
ayah zaky & zahra