I Love KPK

3 Komentar

Sebarkan gambar ini jika Anda peduli akan pemberantasan korupsi di negeri kita tercinta….
Manfaatkan account twitter / fb / wp / dan yang lainnya untuk menyebarkan kebaikan bagi negeri ini.
See you at the vertical limit the place where only brave men can reach !!!

arie prasetya
ayah zaky & zahra

Iklan

I love the way you love me

Tinggalkan komentar

Bagaimana cara Anda menyayangi orang yang Anda cintai? Beragam jawaban akan muncul, karena memang tidak semua orang sama dalam mengekspresikan rasa sayangnya, tidak semua orang sama dalam hal kualitas mencintai dan dicintai. Namun saya yakin tujuan tiap orang sama dalam menyayangi yaitu untuk memberikan kebahagiaan (dunia akhirat) kepada orang yang disayangi, menjaganya dari hal-hal yang dapat merusak kebahagiaan yang disayangi, menjaganya dari berbagai hal yang dapat merusak dirinya. (jika tujuannya bukan yang tersebut di atas menurut saya perlu berpikir ulang untuk menyayangi seseorang)
Konsekuensinya seseorang akan menerapkan “kebijakan” terhadap orang yang dicintainya demi terwujudnya tujuan menyayangi tersebut. Kebijakan ini disesuaikan dengan tingkat kebijaksanaan subjek dan usia subjek yang dicintai. Penerapan kebijakan ini terkadang perlu waktu untuk dapat dipahami secara paripurna oleh subjek yang mencintai dan dicintai. Kebijakan ini bukan hal yang bersifat tetap, bisa berubah berdasarkan situasi dan kondisi, kebijakan ini akan berubah ke arah yang lebih matang dan efektif jika dipelajari dan direnungkan dengan seksama. Proses matangnya sebuah kebijakan memerlukan waktu dan menuntut kesabaran dan pengertian.

*************************************

Jika seseorang mencintai pasangannya yang tergantung akan narkoba tentu orang tersebut akan berusaha melepaskan pasangannya dari ketergantungan tersebut. Jika seseorang mencintai anaknya yang punya hobi tawuran tentunya orang tersebut akan berusaha sedemikian rupa agar anaknya menghindari tawuran. Jika seseorang mencintai orang orang shaleh (alim ulama) tentunya orang tersebut akan berusaha semaksimal mungkin untuk menjalankan nasehat / wejangan orang shaleh tersebut. Demikian seterusnya……
Bagaimana Anda menyayangi orang-orang yang Anda sayangi?

********************************

Aa maafin ayah yang kadang suka marah sama Aa, ayah marah karena menurut ayah apa yang Aa lakukan tidak baik untuk Aa. Karena kebijakan ayah baru sebatas itu, doakan ayah agar lebih bijaksana dalam bersikap kepada Aa sehingga dapat menerapkan kebijakan yang lebih efektif untuk kita.
Cayangku, maafin ayah yang terkadang kurang memahami kebijakan yang mama terapkan dalam menghadapi berbagai kelalaian ayah. Doakan agar ayah mampu bersikap bijaksana dan memberikan teladan yang baik untuk keluarga kita.
Apapun kebijakan mama saat ini ayah cuma bisa berkata, “I love the way you love me !!!”.

***********************
@ pakuan express 06.40
***********************

arie prasetya
ayah zaky & zahra

Ingat !!! Mati itu Pasti !!!

5 Komentar

Visi dan misi dimiliki oleh setiap individu maupun organisasi baik kecil maupun besar. Jika organisasi saja memiliki visi dan misi, tentu saja sebuah negara yang menaungi berbagai macam etnis, agama dan beragam perbedaan juga memiliki visi dan misi yang lebih kompleks lagi. Setiap visi dan misi selalu disertai dengan konsekuensi untuk menjalankan dan mewujudkan visi dan misi tersebut.
Visi dan misi sebuah negara demikian rumit untuk dijalankan karena itulah dibuat berbagai perangkat dan lembaga untuk menjalankannya.
Semulia apapun visi dan misi jika pelaksananya tidak bermoral maka visi dan misi mulia tersebut tak akan terlihat, terlihat saja tidak bagaimana mungkin bisa dirasakan. Faktor yang paling menentukan dalam pelaksanaan visi dan misi adalah para pelaksana visi dan misi tersebut. Tidak hanya cerdas dan sesuai dengan kualifikasi teknis namun pelaksana harus bermoral tinggi dan jika sudah bermoral tinggi pelaksana tersebut HARUS INGAT MATI !!!!
Mengapa harus ingat mati??? Karena orang yang bermoral pasti memiliki agama, dan dalam tiap agama diajarkan ganjaran amal ibadah selama masa hidup, barang siapa yang berbuat tidak sesuai dengan aturan maka SIKSA ganjarannya.
Ditengah “kesemrawutan kepentingan” saat ini sebaiknya tiap individu bangsa ini dari rakyat jelata sampai pejabat dan pejabat tinggi negara selalu INGAT MATI, karena kematian adalah sesuatu yang PASTI bagi kita semua. Semoga dengan INGAT MATI bangsa ini akan lebih bijak dalam bersikap, lebih bijak dalam memilih “teman” untuk mewujudkan visi dan misi, lebih bijak dalam menggunakan kekayaan bangsa ini yang berlimpah ruah namun lari entah kemana, lebih bijak dalam menentukan siapa kawan dan siapa lawan.
INGAT !!!! MATI ITU PASTI !!!!

arie prasetya
ayah zaky & zahra

Pahlawan Zaman Sekarang

1 Komentar

.”Heroes are selfless peoples who perform extraordinary acts. The mark of heroes is not necessarily the result of their action, but what they are willing to do for other and for their chosen cause. Even if they fail, their determination lives on for others to follow. Their glory lies not in the achievement, but in the sacrifice.” (Susilo Bambang Yudhoyono, Time, 10 Oktober 2005, hal 58).

Kalau diterjemahkan bebas kuotasi tersebut bermakna: Pahlawan adalah orang (biasa) yang tidak egois dan berbuat sesuatu yang luar biasa. Penghormatan kepada pahlawan tidak harus selalu dilihat hasilnya. Bahkan jika gagal sekalipun, kemauan kerasnya untuk berbuat sesuatu untuk orang lain akan terus dikenang. Jadi, kebesaran seorang pahlawan tidak diukur dari hasil yang dicapai, melainkan kesediaannya berkorban untuk sesamanya.

Rangkaian kalimat di atas adalah definisi dari kata PAHLAWAN menurut Susilo Bambang Yudhoyono yang lebih dikenal dengan SBY.

**************
Tiap masa memiliki karakter dan nuansa yang berbeda namun dinamika masa (zaman) substansinya sama saja, tiap masa akan selalu diisi oleh perbedaan, tiap masa akan selalu ada kaum yang menindas dan tertindas, tiap masa akan ada “pertempuran” antara setan (setan dalam berbagai bentuk perwujudan) berhadapan dengan suara kebenaran. Pertempuran ini akan senatiasa ada, dan pertempuran ini sangat mewarnai suatu zaman dan memperkuat karakter suatu zaman.
Bagaimana dengan kondisi bangsa kita tercinta saat ini? Bagaimana karakter zaman ini? Menyambung awal tulisan ini, bangsa kita butuh banyak pahlawan, bangsa ini butuh PAHLAWAN dalam jumlah yang sangat banyak, berapa jumlahnya? Jumlahnya adalah sejumlah seluruh anggota DPR/MPR + POLRI + Kejaksaan + lembaga tinggi negara +PNS + dan seluruh birokrat + seluruh orang yang merasakan uang negara, mereka semua seharusnya menjadi pahlawan bagi bangsa yang sedang terpuruk ini, untuk jadi pahlawan mereka tidak perlu bertempur mengorbankan harta dan jiwa mereka, menurut saya saat ini untuk jadi pahlawan bagi bangsa kita saat ini, mereka hanya cukup dengan BERKATA dan BERSIKAP JUJUR, itu saja dulu, dengan hal sederhana itu saja saya yakin bangsa ini akan bangkit menuju kejayaannya. Baru setelah kejujuran tercipta dikalangan elit “pengatur bangsa” ini, rakyat akan cinta dan menjadi rakyat yang baik dan mandiri dalam meraih kemakmuran. Demikian menurut saya, maaf jika tidak sependapat dengan pembaca.
Saya cinta negeri ini.

Efek “Lebaran”

1 Komentar

Setiap peristiwa yang terjadi dan dilalui oleh setiap orang mempunyai efek atau pengaruh yang berbeda-beda pada diri tiap orang.
Bulan ramadhan adalah rangkaian waktu dari sekian panjangnya rangkaian waktu yang tidak ada satupun manusia mengetahui kapan berakhirnya. Siklus ramadhan akan senantiasa berulang di tiap tahun hijriah, membawa berbagai perubahan pada diri tiap pribadi yang menjalani puasa maupun yang tidak menjalankan ibadah puasa. Perubahan tersebut berbeda-beda pada tiap individu.
Setelah ramadhan berakhir waktu berganti ke bulan syawal, di mana tanggal 1 Syawal disebut dengan hari raya Idul Fitri dan di Indonesia khususnya di wilayah Jakarta dan sekitarnya populer dengan sebutan LEBARAN.
Konon menurut orang tua asli betawi ( *Jakarta) dahulu kala pada saat idul fitri orang betawi zaman dulu saling maaf maafan sembari berkata LEBARAN ya buka pintu maafnya. (Pengucapan kata Lebar sama dengan pengucapan pada kata lebar x tinggi). Lama kelamaan pengucapan kata Lebaran berubah jadi seperti saat ini.
Harapan dari pengucapan kata lebaran adalah agar pintu maaf dibuka lebih lebar, dengan itu silaturahmi jadi semakin baik, tingkat saling percaya dan saling mengerti makin tinggi, dengan itu persaudaraan makin luas, relasi bertambah, langkah semakin ringan untuk berjalan, kalau semua itu tercipta insya Alloh ibadah akan semakin baik, hablum minannas akan harmonis, peluang menjemput rejeki lahir batin semakin terbuka lebar, semoga pintu ridho Alloh semakin terbuka lebar.
Demikian harapan pengucapan kata LEBARAN. Sebuah kata sederhana yang terselib sebuah doa yang besar, sungguh cerdas yang mempopulerkan kata LEBARAN.
Semoga bermanfaat, mohon maaf jika kurang berkenan di hati pembaca.
Selamat LEBARAN.

Perubahan diri

2 Komentar

Setiap manusia sadar atau tidak senantiasa mengalami perubahan, perubahan tersebut ada yang positif dan ada yang negatif.
Momentum ramadhan adalah salah satu proses perubahan menjadi pribadi yang lebih baik, lahir maupun batin. bagaimana ramadhan Anda tahun ini? Apakah sang ramadhan telah menghantarkan Anda pada perubahan positif dalam diri Anda? Semoga kita senantiasa dapat berproses menjadi pribadi yang lebih baik. Amin

Posted with WordPress for BlackBerry.

Miris-ku

Tinggalkan komentar

Media massa mempunyai tanggung jawab moral yang tinggi terhadap masyarakat dan kepada Tuhan. Setiap informasi yang disampaikan akan diminta pertanggungjawabannya.
Televisi salah satu media penyebaran informasi yang sangat efektif pada masa sekarang, karena itu siapapun yang terlibat dalam pertelevisian terutama jajaran pimpinan mempunyai tanggung jawab moral yang tinggi kepada masyarakat dan kepada Tuhan.
Momentum ramadhan kali ini semestinya dapat digunakan untuk memaksimalkan pengabdian televisi kepada masyarakat dan kepada Tuhan, memang porsi siaran yang islami bertambah namun sangat miris melihat acara televisi pada saat jelang buka puasa dan sahur didominasi oleh lawakan lawakan yang kadang tidak mempunyai nilai moral positif.
Maaf jika tidak sependapat dengan pembaca.
**** bersambung ****

Posted with WordPress for BlackBerry.

%d blogger menyukai ini: