otak…. kasar memang kalo kita mendempetkan kata otak dengan pikiran, namun kerap kali kata otak itu merepresentasikan kata “pikiran”. Antara otak dan pikiran berbeda sekali, otak adalah organ tubuh sedangkan pikiran lebih mengarah pada kegiatan psikologis. Salah jika ketika seseorang marah pada orang lain berkata, “Gak punya otak lu!!!!”.. salah salah, salah pula jika berkata,”Gak punya pikiran lu!” karena perbuatan salah sekalipun membutuhkan pemikiran, hanya saja pemikirannya yang kurang tepat…

Hasrat sangat jelas berkaitan dengan sisi psikologis manusia, entah di mana keberadaannya? di otak atau di hati? sangat abstrak… namun walaupun hasrat adalah sesuatu yang abstrak namun sangat berpengaruh dalam sikap dan keseharian seseorang…

Apapun perlu di atur, bahasa kerennya perlu manajemen, begitu pun antara otak dan hasrat, perlu manajemen.

Hasrat yang tinggi terhadap sesuatu harus di imbangi oleh kinerja otak.

Dalam hal ini saya menekankan pada hasrat positif, maksimalkan kinerja otak dengan menambah dan meningkatkan kualitas referensi……

Aaaaaaaaaaaaaaaaaaahhhhhh jadi bingung sendiri nih…. nanti saya teruskan lagi dalam kesempatan lain, mungkin dalam buku perdana saya nanti..

See you at the maximum “hasrat positif” !!!!!!!!