TENTANG 39ers

Tinggalkan komentar

39ers

Teman,….

Orang lain yang kita kenal… Bentuk kosmik unik yang berada di luar diri kita. Gak mesti sejalan dengan kita, gak mesti selamanya menyenangkan diri kita, gak mesti selamanya mengerti akan diri kita, gak mesti selamanya sepaham dengan kita… Bahkan beda pendapat, berselisih paham, berkelahi sepertinya sesuatu yang akan kita alami dengan teman….

Teman,….

Kala frekuensi pertemuan dengannya begitu sering kemilau pribadinya kadang tak nampak di mata kita, kebijaksanaan dan kelebihan-kelebihan (positif) mereka kadang tak kita rasakan….

Teman,…

Kala kita merasa bahagia kadang tak hadir di samping kita, kadang terlupakan kala kita menemukan teman baru. Bahkan terkadang tak pernah terbersit untuk menghubungi mereka kembali.

Teman,

Kosmik unik sarat misteri, sama seperti kita (sama-sama manusia). Yang memiliki keunikan, kemisteriusan yang sama. Akhirnya….. masing-masing berjalan menjalani nasibnya sendiri-sendiri… temui berbagai keajaiban dunia tiap hari… Menjalani hari-hari yang gak pernah sama dengan hari sebelumnya dan gak tau pasti apa yg akan terjadi esok hari…

Maafkan aku,….

Teman, sekian lama waktu yang kulalui  baru kusadari kalian telah mempengaruhi diriku sampai ke dalam tulang…. Telah kalian berikan atmosfer positif dalam kosmik jiwaku. Pertemuanku dengan 39ers ternyata salah satu titik yang sangat berpengaruh dalam hidupku… Dengan kalian aku dewasa, dengan kalian aku sadar gak ada guna hidup sia-sia. Dengan kalian diamku adalah diam perenungan sarat makna. Dengan kalian aku tercelup dalam komunitas yang unik, plural, penuh warna dan sarat makna….

Teman,…

Saat ini ingin kuulang kembali tawa kita, “nakal” kita, “stress” kita bahkan beda pendapat kita….. Hingga ku dapat reguk kembali keluguan kita……. Sekarang…. Sekarang……. Sekarang……..

Come to me my friends, I’ll hold you till the end.

a shortcut to solutions !!!

Tinggalkan komentar

Prolog:

Bjaksana adalah ketepatan dalam memilih kemungkinan yang utama dari beberapa kemungkinan, juga mengharuskan penguasaan atau keahlian dalam melaksanakannya. Dari definisi bijaksana tersebut maka sangat wajar jika tingkat kebijkasanaan tiap orang berbeda-beda, bergantung pada seberapa banyak ia memiliki alternatif positif dan ketepatan dalam memilih alternatif yang paling efektif dalam hidupnya. Demikian kurang lebihnya.

Di setiap keadaan kita akan senantiasa dihadapkan pada banyak pilihan. Di mulai pada saat bangun pagi, kita dihadapkan banyak piihan, mau lanjut tidur, segera bangun, mandi dan bersiap menjalankan aktifitas atau mungkin tepatnya rutinitas.. Jika dalam hal “kecil” saja kita senantiasa memiliki pilihan bagaimana dengan hal “besar” yang menyangkut diri sendiri dan atau hal “besar” yang ada dalam suatu kelompok / komunitas / organisasi?

Menurut saya pilihan akan lebih banyak dengan variabel yang sangaaaaat bervariasi, bahkan derivasi dari satu pilihanpun akan banyak… Jika menghadapi pilihan yang bukan menyangkut suatu “penyelesaian masalah” tentunya kinerja otak kita akan lebih santai dalam menentukan pilihan, namun lain halnya jika kita dihadapkan dalam menentukan pilihan (kebijakan) yang menyangkut “penyelesaian masalah”, kinerja otak bahkan kinerja “hati” dipacu untuk lebih bekerja, nah di sinilah “keren”nya…

Bagaimana agar pilihan kita dapat memberikan hasil terbaik?… Setiap orang punya jawaban yang sangat beragam, kalau menurut saya; invetarisir dulu “masalah”, “diam” sejenak jangan reaksioner, renungi apakah kita adalah bagian dari masalah itu (jika ia, benahi dulu diri kita sendiri), “pandangi” faktor eksternal kita dengan hati yang tenang otak yang rileks, berbicara dengan orang-orang yang tepat (tidak egois, toleran, tenang), bicarakan permasalahan dalam suasana yang berbeda dari keseharian (modal dikit dong cari tempat lain contoh di tengah hutan hehehe)…. Jangan buru” dapat solusi nyantai aja, karena sebenarnya solusi itu dah ada hanya saja untuk sementara waktu tidak terlihat karena mungkin otak dan hati kita lagi penat…… Selesai bercengkrama dengan sesama (rekan, keluarga atau siapa saja yang terlibat) biarkan segenap informasi yang di dapat pada saat dialog mengenap dalam hati dan pikiran, biarkan proses inkubasi berjalan, istirahat dengan tenang…… Setelah itu semoga pada saat yang tepat solusi itu akan mengalir dengan indahnya…….

Bagaimana menurut Anda? sependapatkah dengan saya? kalo gak sependapat ya maafin aja….

Keep believe my friends !!!

Profesional = Proporsional

6 Komentar

Sering kita mendengar bahkan mengatakan kata PROFESIONAL, sayapun kerap mengatakannya, namun sampai saat ini saya belum membaca definisi ilmiah dari kata tersebut, maklum saya tidak punya kamus besar bahasa Indonesia. Walau saya belum tahu definisi sesungguhnya tetap saja saya sering mengungkapkannya.

Nah, ketika saya menghadapi suatu keadaan dimana gejolak terjadi timbul keinginan saya untuk merenungkan kata profesional ini.

Pikir sana, pikir sini, mondar mandir akhirnya dapet juga….. Tanpa njlimet saya narik kesimpulan begini

Profesional itu adalah proporsional dalam menyikapi setiap keadaan, amanah dalam menjalankan tugas, memaksimalkan potensi yang ada dalam diri kita untuk kemaslahatan orang banyak…. Apapun profesi kita, proporsional dalam bersikap.

Anda punya definisi lain? Jangan lupa berbagi dengan saya. Thanks…

YES WE CAN ……!!!

Ke mana…???

Tinggalkan komentar

Menjalankan aktifitas sehari-hari, jika senantiasa dinikmati dan ikhlas insya Alloh mendapat barokah.

Terjebak rutinitas, bosen, kesel sama keadaan kadang datang dalam hati.

Pernah berpikir, mau kemana sih semua ini? mau apa sih kita ini? Jika semua target telah tercapai, jika tak ada lagi tantangan….. mau apa lagi….??????

Kesuksesan hanya relatifitas yang tak berujung jika tolak ukurnya hanya pada materi, pun demikian halnya jika hanya spriritual semata, karena kita manusia mahluk multi dimensi yang terdiri dari jasad kasar dan spiritual yang halus…. Keseimbangan keduanya sebaiknya senantiasa jadi acuan, timbul lagi pertanyaan mana yang prioritas; kualitas atau kuantitas? aaaaaahhhhhhhhhhhhhh ngomong apa sih gue yang pasti sih keinginan gue quantitas proporsional dan tentunya berkualitas….. Amin

Nasehat teman…. Brilian…. !!!!!

1 Komentar

Anno Soembolo…

Nama temen gue, sore ini gue curhat…. Awalnya santai, tapi lama” serius juga…..

Keberadaan teman idealnya dapat menjadi diri kita lebih baik dari hari ke hari, kekurangan kita akan dengan jujur diungkapkan, bukan untuk menjatuhkan tapi untuk membangun diri kita menjadi lebih baik….

Mampukah saya menjadi seorang teman yang baik untuk orang lain??? entah lah.. Namun yang pasti, temanku Anno soembolo telah menjadi teman yang baik buat aku….. Terima kasih bro.

annogomez

**** Tulisan ini didedikasikan khusus untuk Anno Soembolo

Manajemen Krisis..

Tinggalkan komentar

Krisis dapat terjadi kapan saja dan di mana saja dan kepada siapa saja (personal atau kelompok), namun krisis pun bisa jadi tak pernah terjadi.

Satu peristiwa yang sama mempunyai nilai yang berbeda pada tiap individu. Dalam sebuah kelompok situasi krisis mempunyai efek yang berbeda pada tiap indvidu di dalamnya. Apa sih yang membuat suatu kondisi dinamakan atau diartikan sebagai krisis? Renungkan terlebih dulu dengan hati yang tenang, jika kita renungkan ternyata krisis itu ada dalam hati dan pikiran kita. Jika proses perenungan kita maksimal (dengan hati yang ikhlas tentunya) maka insya Alloh kita dapat mendefinitifkan bahwa krisis bukanlah krisis…..

Dalam pembahasan sufistik, pada dasarnya setiap peristiwa, keadaan, atau apapun itu yang ada atau terjadi pada diri kita adalah yang terbaik untuk kita, hanya saja mungkin kita belum dapat menemukannya.

Aaaaaaahhhh sok tahu banget ya, hal ini saya ungkapkan untuk menghibur hati saya, kalo Anda terhibur juga ya Alhamdulillah…

See you at the vertical limit the place where crisis is nothing !!!

Positive thinking !?!?

Tinggalkan komentar

Berpikir positif, bahasa agamanya Husnudzon….

Menurut “ahi”,  postive thinking mempunyai kekuatan dalam hidup seseorang, dengan berpikir positif seseorang relatif akan lebih berhasil dibandingkan dengan orang lain yang negatif thinking (suudzon). Penalaran sederhananya gini nihhhhh.

Jika Anda berpikir positif, kita akan relatif lebih tenang menghadapi masalah, jika tenang insya Alloh proses pencarian solusi akan lebih tenang pula, alternatif solusi akan lebih mudah kita akses, otak bawah sadar kita akan berproses dan berpikir lebih maksimal dalam mencari solusi, proses inkubasi kreatifitas akan lebih cepat dan mampu menghasilkan ide cemerlang… dan sterusnya…

Fisiologis simple nya : SENYUM TATKALA MASALAH DI DEPAN KITA, itu langkah awal yang sederhana….

Demikian, berani mencoba????

Older Entries

%d blogger menyukai ini: