Teman,….

Orang lain yang kita kenal… Bentuk kosmik unik yang berada di luar diri kita. Gak mesti sejalan dengan kita, gak mesti selamanya menyenangkan diri kita, gak mesti selamanya mengerti akan diri kita, gak mesti selamanya sepaham dengan kita… Bahkan beda pendapat, berselisih paham, berkelahi sepertinya sesuatu yang akan kita alami dengan teman….

Teman,….

Kala frekuensi pertemuan dengannya begitu sering kemilau pribadinya kadang tak nampak di mata kita, kebijaksanaan dan kelebihan-kelebihan (positif) mereka kadang tak kita rasakan….

Teman,…

Kala kita merasa bahagia kadang tak hadir di samping kita, kadang terlupakan kala kita menemukan teman baru. Bahkan terkadang tak pernah terbersit untuk menghubungi mereka kembali.

Teman,

Kosmik unik sarat misteri, sama seperti kita (sama-sama manusia). Yang memiliki keunikan, kemisteriusan yang sama. Akhirnya….. masing-masing berjalan menjalani nasibnya sendiri-sendiri… temui berbagai keajaiban dunia tiap hari… Menjalani hari-hari yang gak pernah sama dengan hari sebelumnya dan gak tau pasti apa yg akan terjadi esok hari…

Maafkan aku,….

Teman, sekian lama waktu yang kulalui  baru kusadari kalian telah mempengaruhi diriku sampai ke dalam tulang…. Telah kalian berikan atmosfer positif dalam kosmik jiwaku. Pertemuanku dengan 39ers ternyata salah satu titik yang sangat berpengaruh dalam hidupku… Dengan kalian aku dewasa, dengan kalian aku sadar gak ada guna hidup sia-sia. Dengan kalian diamku adalah diam perenungan sarat makna. Dengan kalian aku tercelup dalam komunitas yang unik, plural, penuh warna dan sarat makna….

Teman,…

Saat ini ingin kuulang kembali tawa kita, “nakal” kita, “stress” kita bahkan beda pendapat kita….. Hingga ku dapat reguk kembali keluguan kita……. Sekarang…. Sekarang……. Sekarang……..

Come to me my friends, I’ll hold you till the end.