Langkah Berani

Pernahkah kita mengambil keputusan “ekstrim” yang tidak sejalan dengan orang-orang disekitar kita, keputusan yang tidak sesuai dengan harapan dan pemikiran orang lain pada umumnya ?. Jika pernah, apakah keputusan “ekstrim” kita itu telah kita sadari seluruh konsekuensinya? Apakah kita sudah mengantisipasi berbagai macam kemungkinan yang mungkin terjadi? Apakah kita sudah “menguasai” sepenuhnya keputusan “ekstrim” kita itu?. Jika jawabnya belum, lebih baik lakukan kajian ulang terhadap keputusan ekstrim kita. Jika jawabnya sudah, maka selamat Anda telah memasuki tahap awal menuju kesuksesan pribadi (setidaknya sukses menurut standard Anda sendiri).

Teman, kalimat-kalimat dalam paragraf di atas adalah “gumaman” hati saya yang saat ini tengah menghibur diri saya sendiri yang tengah mengambil keputusan ekstrim. Dulu sering kali saya mengambil “Si Ekstrim” ini, namun selalu saja patah di tengah jalan karena ketidakbijaksanaan saya dalam menjalaninya dan untuk kesekian kalinya saya mengambil “Si Ekstrim” ini dalam hidup.

Teman, doakan saya.

Keputusan Ekstrim : langkah berani untuk memulai dari awal sesuatu yang positif berdasarkan pada pertimbangan kebermanfaatan maksimal yang dihasilkan dari pengenalan terhadap kemampuan dan kebijaksanaan diri sendiri serta sikap istiqomah dalam menjalaninya.