Posted on June 27, 2009 by arie prasetya
Kurang lebih 5 hari yg lalu, cermin yang kugantung di dinding jatuh, syukurnya gak pecah, terjatuh karena paku yang menancap di tembok jatuh (sepertinya sudah tak kuat lagi menahan beban).
Aku cepat tanggap, ku ambil paku yang terjatuh, karena menurut ku masih bagus aku coba menancapkannya lagi dengan palu, pada posisi yang sama, masih di lubang [...]
Filed under: 1 | Leave a Comment »
Posted on June 24, 2009 by arie prasetya
Masa lalu, ada beragam warna masa lalu yang kita alamin, apapun warnanya sebaiknya dapat kita jadikan bahan renungan untuk kekinian kita saat ini, menjadi pribadi yang lebih baik…
Semalam aku teringat mbah ku (nenek dari ibu ku) Mbah yang kala dia masih ada kerap kuacuhkan, ternyata sekian lama semenjak beliau tiada aku baru nyadar bahwa ia [...]
Filed under: 1 | Leave a Comment »
Posted on June 19, 2009 by arie prasetya
Sengaja ku copy paste tulisanku yang pernah kumuat di halaman CINTA, tulisan ini untuk menegaskan besarnya cintaku padamu istriku, yang senantiasa lembut menyentuhku kala aku sakit, yang senantiasa galak saat aku gak mau dengar nasehatmu tentang pola hidup sehat (jangan merokok & jangan begadang). Mama nie, istriku yang cantik, yang aku cintai begitu sangat, terima [...]
Filed under: 1, catatan harian, isi buku gue | Leave a Comment »
Posted on June 19, 2009 by arie prasetya
Pada saat yang bersamaan sering kita dihadapkan pada beberapa pilihan ekstrim. Sebenarnya tanpa kita sadari tiap saat pun kita senantiasa dihadapkan pada pilihan-pilihan hanya saja karena pilihan tersebut tidak ekstrim dan berada pada situasi yang biasa saja sehingga banyaknya pilihan hampir tidak nampak, yang nampak hanya satu pilihan apalagi itu juga merupakan rutinitas, ya sudah [...]
Filed under: 1 | Leave a Comment »
Posted on June 9, 2009 by arie prasetya
Nonton tv sekarang banyak anehnya, acara tv rame sama berita-berita yang mungkin 30 tahun yang lalu gak ada, gak tahu orang dulu itu kuno atau orang zaman sekarang yang udah begitu canggih sehingga berdebat bisa bebas sebebasnya, gak ada etika.
Aneh, mau jadi pemimpin kok rebutan? Pemimpin dan/atau kepemimpinan itu suatu proses bukan didapat dengan ajang [...]
Filed under: catatan harian | 1 Comment »