Posted on July 31, 2008 by arie prasetya
Sewaktu masih sekolah atau kuliah berkumpul dengan teman-teman yang mempunyai visi dan misi yang sama biasanya terlahir satu bahkan beberapa ide kreatif, dan biasanya ide yang lahir secara spontan mempunyai tingkat orisinalitas yang tinggi. Namun tatkala masing-masing memasuki dunia kerja atau usaha, dan frekuensi pertemuan semakin berkurang, ide kreatif jarang muncul bahkan tidak muncul sama [...]
Filed under: catatan harian, isi buku gue | Leave a Comment »
Posted on July 31, 2008 by arie prasetya
Brongges adalah istilah dari nenek saya yang menggambarkan suatu kondisi di mana seseorang tidak memiliki uang sama sekali. Istilah tersebut selalu terucap dari nenek saya jika beliau melihat gelagat saya (kala masih sekolah) yang mau minta uang kepada beliau karena kehabisan uang jatah dari orang tua. Karena istilah tersebut terdengar lucu di telinga saya maka’nya [...]
Filed under: catatan harian, isi buku gue | Leave a Comment »
Posted on July 29, 2008 by arie prasetya
Surga berada di bawah telapak kaki ibu.
Sebuah kalimat sederhana nan singkat namun sarat akan makna. Betapa bakti seorang anak terhadap ibu menjadi suatu keharusan, begitupun sebaliknya betapa peran ibu untuk senantiasa mampu menjadi sandaran nilai kebaikan dan mengajarkan nilai kebaikan pada seorang anak semestinya dijadikan cita-cita mulia seorang wanita.
(Wah gawat nih, karena yang nulis [...]
Filed under: isi buku gue | Tagged: buku | 1 Comment »
Posted on July 29, 2008 by arie prasetya
Sering kali mendengar atau membaca kalimat “Kehidupan yang normal”. Apa yang terbayangkan jika mendengar kalimat tersebut ?. Sebagian dari kita akan membayangkan kehidupan yang “lurus” tanpa adanya masalah yang “njlimet” (bahasa Jawa yang artinya kurang lebih seperti istilah benang kusut). Terbayang “lurus”nya proses hidup ; lahir – ada orang tua yang mendampingi – sekolah – [...]
Filed under: isi buku gue | Leave a Comment »
Posted on July 29, 2008 by arie prasetya
anak gue yang tanggal 7 Mei 2008 genap berumur 3 tahun, lucu, pinter, berani dan ngangenin…. secara kasat mata, dia banyak belajar dari orang tuanya, padahal sebenarnya gue yang banyak belajar dari dia. belajar tentang semangat untuk bertanya, belajar dan tidak mau menyerah. Setiap kali gue main sama “aa zaky” (panggilan kesayangan anak gue) selalu [...]
Filed under: tentang zaky | Tagged: tenta, zaky | Leave a Comment »
Posted on July 29, 2008 by arie prasetya
Langkah Berani
Pernahkah kita mengambil keputusan “ekstrim” yang tidak sejalan dengan orang-orang disekitar kita, keputusan yang tidak sesuai dengan harapan dan pemikiran orang lain pada umumnya ?. Jika pernah, apakah keputusan “ekstrim” kita itu telah kita sadari seluruh konsekuensinya? Apakah kita sudah mengantisipasi berbagai macam kemungkinan yang mungkin terjadi? Apakah kita sudah “menguasai” sepenuhnya keputusan [...]
Filed under: catatan harian | Leave a Comment »